Anggaran Dasar

Anggaran Dasar

ANGGARAN DASAR

Pasal 1

  1. Yayasan ini bernama Al-Zahira wa Athifa atau AZA Foundation untuk selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut “Yayasan” berkedudukan di Tobratan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.
  2. Yayasan dapat membuka cabang atau perwakilan di tempat lain, baik di dalam maupun di luar wilayah Negara Republik Indonesia sebagaimana yang ditetapkan oleh Pengurus dengan Persetujuan Dewan Pembina, dan Dewan Pengawas Yayasan.

 

STATUS DAN JANGKAUAN WAKTU

Pasal 2

  1. Yayasan ini adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang bersifat kekeluargaan, nirlaba, mandiri, dan tidak dalam pengaruh aliran kelompok, dan idiologi politik tertentu.
  2. Yayasan ini didirikan pada tanggal 9 Januari tahun 2013 untuk jangka waktu tidak ditentukan lamanya.

 

MAKSUD DAN TUJUAN

Pasal 3

Yayasan ini didirikan sepenuhnya untuk mencapai tujuan-tujuan di bidang Pendidikan, keagamaan, Sosial-budaya, Keterampilan Hidup, dan Kemanusiaan dalam rangka mendukung terwujudnya masyarakat yang berkeagamaan, berpendidikan, sadar sosial-budaya, memiliki kepedulian terhadap sesama, terampil berkehidupan.

 

KEGIATAN

Pasal 4

  1. Untuk mencapai maksud dan tujuan Yayasan sebagaimana tercantum dalam pasal 3 Anggaran Dasar ini Yayasan menghimpun, mengelola dana-dana yang diperoleh dari usaha halal Yayasan, bantuan yang diperoleh dari sumber-sumber di dalam dan luar negeri untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan maksud dan tujuan didirikannya Yayasan sepanjang tidak bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
  2. Penghimpunan dan pengelolaan dana untuk melaksanakan program-program kegiatan yang dapat mewujudkan tercapainya maksud dan tujuan Yayasan, namun tidak terbatas pada:
  3. Bantuan Perorangan yang tidak mengikat.
  4. Bantuan Pemerintah/Lembaga suasta yang tidak mengikat.

 

KEKAYAAN

Pasal 5

  1. Kekayaan awal Yayasan terdiri dari uang tunai sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) yang berasal dari kekayaan pribadi penggagas dan pendiri Yayasan, yang telah dipisahkan dari kekayaan pribadi.
  2. Selain kekayaan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini, kekayaan Yayasan dapat diperoleh dalam bentuk uang dan atau benda berwujud dan benda tidak berwujud yang dapat dinilai dengan uang berupa:
  3. Sumbangan atau bantuan yang tidak mengikat atau sukarela yang diterima Yayasan baik dari Negara Republik Indonesia atau Negara lain ataupun Lembaga Internasional lainnya, dari masyarakat maupun dari pihak-pihak lain yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Wakaf dari orang atau badan hukum,
  5. Hibah dari orang atau badan hukum,
  6. Hibah wasiat yang diserahkan kepada Yayasan yang tidak bertentangan dengan Hukum Waris,
  7. Sumbangan tetap atau berkala dari para dermawan, hartawan atau organisasi sosial dan lembaga filantropi,
  8. Perolehan dari dana abadi Yayasan,
  9. Hasil dan pendapatan dari usaha-usaha Yayasan sendiri dan hasil usaha lainnya yang sah, dan
  10. Perolehan lain yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar Yayasan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku
  11. Uang yang tidak segera dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari Yayasan, disimpan di salah satu Bank atau beberapa Bank atas nama Yayasan.
  12. Kekayaan dan pendapatan Yayasan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini dipergunakan untuk mencapai maksud tujuan Yayasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 Anggaran Dasar ini, dan tiada bagian apapun yang dapat dibayar, dialihkan atau dibagikan, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, dengan cara dividen, bonus atau cara apapun juga sebagai keuntungan kepada Pendiri, Anggota Pengurus, Pembina, dan Pengawas atau Pihak Lain yang mempunyai kepentingan terhadap Yayasan, dengan ketentuan: bahwa syarat tersebut tidak dimaksudkan untuk mengeluarkan pembayaran dengan itikad baik.
  13. Bahwa tiada Anggota Pengurus, Pembina, atau Pengawas Yayasan yang ditunjuk untuk jabatan yang menerima gaji atau honorarium, dan tiada imbalan atau keuntungan lainnya dalam uang atau nilai uang yang dibagikan oleh Yayasan kepada Angota Pengurus, Pembina atau Pengawas, kecuali untuk penggantian ongkos-ongkos yang wajar dan bantuan untuk memungkinkan setiap Anggota Pengurus, Pembina, pengawas, menyumbangkan waktu dan tenaga guna melaksanakan pekerja kepengurusan, pembinaan, dan pengawasan Yayasan.

 

PENGAWAS

Pasal 6

  1. Pengawas terdiri dari sekurang-kurangnya seorang Anggota Pengawas.
  2. Yang diangkat sebagai Pengawas hanyalah orang perorangan yang mampu melakukan kepengawasan dan memenuhi persyaratan yang ditentukan peraturan perundang-undangan.
  3. Seorang Anggota Pengawas punya hak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis kepada Yayasan, paling kurang 14 (empat belas) hari sebelum tanggal pengunduran diri.
  4. Jabatan Anggota Pengawas berakhir, apabila:
  5. Mengundurkan diri sesuai ketentuan ayat 3 pasal ini,
  6. Meninggal dunia

 

TUGAS DAN WEWENANG PENGAWAS

Pasal 7

  1. Pengawas bertugas melakukan pengawasan serta memberi nasihat kepada Pengurus dalam menjalankan kegiatan-kegiatan Yayasan dalam hal:
  2. Mengawasi pelaksanaan kebijakan Yayasan yang dijalankan oleh Pengurus dan Pelaksana Kegiatan
  3. Mengawasi dan memberi pengarahan mengenai penghimpunan dan pengelolaan dana Yayasan, dan
  4. Memeriksa keuangan Yayasan, menilai kegiatan dan kebijakan Pengurus.

 

TUGAS DAN WEWENANG PEMBINA

Pasal 8

  1. Membina Pengurus dalam hal:
  2. Melaksanakan program-program Yayasan agar sesuai dengan maksud dan tujuan didirikannya Yayasan.
  3. Melaksanakan pendidikan, pelatihan, sosial-budaya, keterampilan hidup, dan kemanusiaan, sesuai dengan ajaran agama (Islam) yang tertuang di dalam al-Quran dan Hadist.
  4. Mengembangkan pendidikan dan pelatihan Islami, produktif sosial-budaya dalam wawasan kemanusiaan.

 

TUGAS DAN KEWENANGAN PENGURUS

Pasal 9

  1. Mengambil kebijakan operasional dan melaksanakan program-program Yayasan sesuai dengan maksud dan tujuan didirikannya Yayasan.
  2. Bekerjasama dengan Pembina dan Pengawas Yayasan secara kooperatif dan produktif.
  3. Melaporkan semua kebijakan dan pelaksanaan program kepada Pembina dan Pengawas Yayasan.
  4. Melaksanakan masukan dari Pembina dan Pengawas Yayasan.
  5. Bertindak secara hukum atas nama Yayasan, baik secara internal maupun eksternal.
  6. Mengembangkan operasionalisasi Yayasan sesuai dengan prinsip-prinsip Pendidikan dan Pelatihan Islami, Sosial-Budaya, keterampilan hidup dan Kemanusiaan.

 

PEMBUBARAN

Pasal 10

  1. Yayasan bubar karena:
  2. Jangka waktu yang ditetapkan dalam dalam Anggaran Dasar ini berakhir.
  3. Tujuan Yayasan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini telah tercapai atau tidak tercapai.
  4. Dinyatakan bubar berdasar keputusan Rapat Gabungan, Pengurus, Pembina, dan Pengawas Yayasan.
  5. Putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap berdasarkan alasan Yayasan melanggar ketertiban umum dan kesusilaan atau dinyatakan pailit.
  6. Apabila Yayasan dibubarkan, baik karena jangka waktu yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini berakhir atau karena tujuan Yayasan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini telah tercapai atau tidak tercapai atau karena dibubarkan berdasarkan alasan yang dimaksud dalam ayat 1 pasal imni, maka harus diadakan likuidasi (dibereskan) oleh likuidator.
  7. Pengurus bertindak sebagai likuidator untuk membereskan kekayaan Yayasan, apabila dalam keputusan Rapat Gabungan yang dimaksud dalam ayat 2 pasal ini tidak menunjuk likuidator.
  8. Dalam hal Yayasan bubar, Yayasan tidak dapat melakukan perbuatan hukum, kecuali untuk membereskan kekayaan dalam proses likuidasi.

 

PERATURAAN PENUTUP

Pasal 11

  1. Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini, maka Rapat Gabungan yang akan memutuskan.
  2. Selanjutnya telah diangkat HM. Saleh Nur, BE dan dr. H. Dhian Handriawan Muhammad sebagai Pembina. BRAy. Hj. Sitoresmi Prabuningrat, dan Drs. H. Nasharun Ghazalie, MM, sebagai pengawas Yayasan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I have worked very hard on behalf of essay writers parents and children for the last almost 30 years.

No comments.